Gejala Sulit Makan

Kesulitan makan atau Picky Eaters bukanlah diagnosis atau penyakit, tetapi merupakan gejala atau tanda adanya penyimpangan, kelainan dan penyakit yang sedang terjadi pada tubuh anak. Pengertian kesulitan makan adalah jika anaktidak mau atau menolak untuk makan, atau mengalami kesulitan mengkonsumsi makanan atau minuman dengan jenis dan jumlah sesuai usia secara fisiologis (alamiah dan wajar), yaitu mulai dari membuka mulutnya tanpa paksaan, mengunyah, menelan hingga sampai terserap dipencernaan secara baik tanpa paksaandan tanpa pemberian vitamin dan obat tertentu.

DETEKSI DINI DAN GEJALA

Anak dengan suulit makan dan berat badan sulit naik dapat dikenali sejak dini. Seringkali orangtua bahkan dokter baru menyadari setelah anak mengalami keluhan tersebut selama bertahun-tahun. Deteksi dini yang dapat dilakukan adalah mengamati tanda dan gejala pola makan dan perkembanganberat badan pada bayi Saat usia 0-6 bulan kemampuan minum hanya 60-75 cc sekali minum, 6 – 1 tahun hanya 90 cc sekali minum. Minum ASI hanya sebentar (10 menit) tapi sering, produksi ASI sering sisa. Usia 0-4 bulan kenaikkan Berat badan setiap bulan hanya naik < 800 gram. Kenaikan berat badan lebih jelek setelah usia 4-6 bulan. Seringkali dokter lupa atau mengabaikan menggambar grafik kenaikkan berat badan yang ada dalam buku kesehatananak. Padahal hal ini adalah sangat penting sekali untuk mengenali gangguan kenaikkan berat badan pada anak sejak kecil.

GEJALA SULIT MAKAN :

  • Memuntahkan atau menyembur-nyemburkan makanan yang sudah masuk di mulut anak dan menepis suapan dari orangtua atau sama sekali tidak mau memasukkan makanan ke dalam mulu
  • Makanan hanya ”dikemut”, makan berlama-lamadan memainkan makanan dalam mulut
  • Gangguan mengunyah dan menelan : hanya mau makan makanan cair, lumat, harus diblender dan tidak suka makanan berserat (nasi, sayur, daging sapi). Kesulitan mengunyah tetapi langsung menelan makanan. Tidak menyukai variasi banyak makanan.Sering pilih-pilih makanan.