10 Tanda Bahaya Kesulitan Makan Pada Anak

Spread the love

Kesulitan makan banyak ditemui pada sekitar 20-30% anak. Dikatakan sulit makan apabila anak menolak untuk makan, atau mengalami kesulitan mengkonsumsi makanan atau minuman dengan jenis dan jumlah sesuai usia, mulai dari membuka mulut, mengunyah, menelan hingga makanan terabsorpsi secara alami dan wajar tanpa paksaan dan tanpa pemberian obat tertentu. banyak faktor penyebab kesulitan makan pada anak. Pada umumnya penyebabnya ringan salah satunya hipersensitifitas saluran cerna atau aalergi saluran cerna. Tetapi harus diwaspadai terdapat penyebab sulit makan yang berbahaya yang harus dikenali. Meski kasus yang terakhir ini tidak banyak mungkin hanya dialami sekitar 1-3% anak.

 

Terdapat manifestasi klinis tertentu merupakan tanda bahaya yang harus dievaluasi dan ditangani secara komprehensif oleh ahli yang kompeten dan simultan pada setiap keluhan masalah makan, yaitu:

Kelainan struktural

  • Abnormalitas naso-orofaring: atresia koana, bibir sumbing, sekuens Pierre Robin, makroglosia, ankiloglosia
  • Abnormalitas laring dan trakea: laryngeal cleft, kista laring, stenosis subglotis, laringo-trakeomalasia
  • Abnormalitas esofagus: fistula trakeoesofageal, atresia/stenosis esofagus, striktur esofagus, cincin vaskular

Kelainan neurodevelopmental, misalnya:

  • Palsi serebral
  • Malformasi Arnold-Chiari
  • Meningomielokel
  • Disautonomia familial
  • Distrofi muskular
  • Miastenia gravis
  • Distrofi okulofaringeal

Tanda dan gejala yang mengindikasikan adanya masalah medis yang
mendasari masalah makan, antara lain:

  • Muntah/regurgitasi berulang
  • Posisi Sandifer (back arching)
  • Diare berulang / diare kronik / diare berdarah
  • Batuk lebih dari 2 minggu atau batuk lebih dari 3 episode dalam
    kurun waktu 3 bulan
  • Tampak kesakitan/menangis/menjengking saat diberi makan
  • Pucat
  • Demam yang tidak diketahui penyebabnya selama 2 minggu
  • Pembesaran kelenjar getah bening (KGB) leher/inguinal/aksila
  • Sesak saat minum

10 Tanda Bahaya Kesulitan Makan Pada Anak

  1. Riwayat orang tua dari kelainan makan, dengan anak yang tidak memenuhi target berat badan (orang tua tidak menyebabkan masalah, tetapi mungkin lebih stres dan membutuhkan dukungan tambahan)
  2. Orangtua berulang kali melaporkan bahwa anak itu sulit bagi setiap orang untuk memberi makan dan orang tua melaporkan anak sebagai “pemilih” pada 2 atau lebih anak yang diperiksa dengan baik.
  3. Keluarga atau anggota keluarga berdebat dan berkonfrontasi tentang makanan dan makan yang diberikan pada anak
  4. Seorang bayi yang menangis dan / atau lengkung di sebagian besar waktu makan
    riwayat  masalah koordinasi makan dan pernapasan, dengan masalah pernapasan yang berkelanjutan dan Sejarah insiden tersedak traumatis
  5. Masalah muntah yang sedang berlangsung, lebih dari sekali insiden refluks hidung dan tersedak, tersedak atau batuk saat makan
  6. Ketidakmampuan untuk beralih ke pure atau bubur makanan bayi pada usia 10 bulan,
  7. Ketidakmampuan untuk menerima makanan padat meja apa pun pada usia 12 bulan, Ketidakmampuan untuk beralih dari payudara / botol ke cangkir pada usia 16 bulan dan Belum menghentikan makanan bayi sampai 16 usia bulan
  8. Kenaikkan berat badan yang buruk (tingkat re: persentase jatuh) atau penurunan berat badan
  9. Penolakan atau penghindaran semua makanan dalam kelompok tekstur atau nutrisi tertentu
  10. Variasi makanan kurang dari 20 makanan, terutama jika makanan diberikan dari waktu ke waktu tanpa makanan baru menggantikan yang hilang
BACA  YOUTUBE TEREKOMENDASI : Kenali Hipersensitifitas Saluran Cerna, Penyebab Utama Sulit Makan

 

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *