KOMPLIKASI KESEHATAN: Dampak Gangguan Sulit Makan Pada Bayi dan Anak dalam Jangka Panjang

Dok, anak saya laki laki umur 5 tahun 5 bulan BBnya hanya 12 kg. Anak saya memang selama ini ada masalah makan. Makannya kadang banyak kadang sedikit dan pilih pilih makanan. Anak saya termasuk paling kecil dimkelasnya. Selama ini saat ditanyakan ke dokter, anak saya dikatakan baik baik saja karena anak masih lincah dan aktif. Anak saya selama ini mudah batuk dan pilek, bahkan kalau sudah berat biasanya demam tinggi. Benarkah anak saya ngga masalah dok ? Apa dampaknya kalaunkondiai anak saya dibiarkan jangka waktunyang lama ?

Melihat BB dan usia anak ibu tampaknya beratnya sangat kurang. Hanya sayang ibu tidak mencantumkan ukuran tinggi badannya. Kondisi BB yang tidak optimal atau tidak bagus biasanya juga disertai gangguan tinggi badan. Ibu harus berkonsultasi ke dokter segera untuk memastikan apakah penyebab mengapa BB dan sulit makan yang terjadi pada anak ibu.

Gangguan sulit makan pada umumnya akan berlangsung jangka panjang dan hilang timbul. Meskipun tampaknya tidak berbahaya tetapi apabila tidak ditangani dengan baik banyak akibat yang bisa ditimbulkan. Beberapa dampak yang bisa terjadi karena sulit makan yang berkepanjangan di antaranya adalah :

  • BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN KURANG (GAGAL TUMBUH atau FAILURE TO THRIVE) atau Stunting. Gagal tumbuh merupakan salah satu kondisi yang mengancam perkembangan bayi. Jika tak segera ditangani, perkembangan anak bakal terhambat dan mengakibatkan gizi buruk, stunting atau pendek, hingga kebodohan. Gagal tumbuh adalah kondisi tubuh anak yang tidak dapat menerima, mempertahankan atau memanfaatkan kalori untuk menambah berat badan. Dengan kata lain, kondisi ini membuat pertumbuhan bayi yang dilihat dari berat atau tinggi badannya jauh dari kondisi normal yang direkomendasikan WHO.
    Bila tak segera ditangani atau malah dibiarkan, pertumbuhan anak bakal berdampak fatal. Pada kondisi akut, dia menyebut gagal tumbuh dapat mengakibatkan gizi buruk. Sedangkan dalam kondisi kronis, gagal tumbuh menyebabkan stunting.
  • Kekurangan zat besi atau defisiensinzat besi. Anemia defisiensi besi adalah satu jenis anemia yang disebabkan kekurangan zat besi sehingga terjadi penurunan jumlah sel darah merah yang sehat. Zat besi diperlukan tubuh untuk menghasilkan komponen sel darah merah yang dikenal sebagai hemoglobin. Saat tubuh mengalami anemia defisiensi besi, maka sel darah merah juga akan mengalami kekurangan pasokan hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen dalam sel darah merah untuk disebarkan ke seluruh jaringan tubuh. Tanpa pasokan oksigen yang cukup dalam darah, tubuh juga tidak mendapat oksigen yang memadai sehingga dapat merasa lemas, lelah, dan sesak napas. F9ungsi zat besi yang paling penting adalah dalam perkembangan system saraf yaitu diperlukan dalam proses mielinisasi, neurotransmitter, dendritogenesis dan metabolisme saraf. Kekurangan zat besi sangat mempengaruhi fungsi kognitif, tingkah laku dan pertumbuhan seorang bayi. Besi juga merupakan sumber energi bagi otot sehingga mempengaruhi ketahanan fisik dan kemampuan bekerja terutama pada remaja. Bila kekurangan zat besi terjadi pada masa kehamilan maka akan meningkatkan risiko perinatal serta mortalitas bayi.
  • GANGGUAN ASUPAN GIZI LAINNYA Kekurangan vitamin dan mineral : Calsium, Zinc, vitamin A.
  • Efek samping dari minum obat/ vitaminyang berlebihan dan berkepanjangan. Orang tua harus memahami juga bahaya kelebihan vitamin atau mineral yang sering disebut megavitamin dan megamineral. Kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi organ tubuh kita terutama pencernaan, hati dan ginjal. Bahkan dilaporkan beberapa kasus meninggal dunia karena Megavitamin dan megamineral, terutama pada anak. Hal ini terjadi karena kelebihan vitamin dan mineral tertentu, seperti vitamin A, vitamin E atau Magnesium dan sebagainya. Pemberian vitamin tertentu seperti vitamin C dosis tinggi dan vitamin B pada orang tertentu seperti penderita gastritis (sakit lambung/mag), atau penderita alergi dapat menimbulkan efek samping baru atau memperberat penyakit yang ada sebelumnya. Pernah dilaporkan kasus pada orang tertentu dapat terjadi alergi vitamin B. Sebaiknya orang tua memberikan vitamin sesuai dosis yang tertera, tidak menggabungkan sekaligus beberapa vitamin. Lebih baik bila berkonsultasi dengan dokter dalam konsumsi vitamin tersebut, terutama pada anak atau bayi. Lebih ideal bila asupan vitamin tersebut berasal langsung dari bahan makanan sayur atau buah. Penelitia lain menyebutkan pemberian vitamin pada anak usia di bawah usia 1 tahun dapat meningkatkan resioko alergi dan asma. Pemberian obat-obatan perangsang nafsu makan pada anak tidak jarang diberikan oleh dokter atau klinisi lain yang diberikan pada anak dengan kesulitan makan. Terdapat beberapa macam obat penambah nafsu makan yang justru dapat menimbulkan masalah baru, karena malahan dapat mengganggu tubuh dan kesehatan anak. Beberapa obat penambah nafsu makan dapat mengganggu ginjal, hati, pertumbuhan tulang atau dapat menurunkan daya tahan tubuh. Peneliti lainnya menemukan pemberian obat-obatan nafsu makan jenisa tertentu pada anak ternyata juga bisa mengubah perilaku anak menjadi hiperaktif, agresif, sangat sensitif dan gampang emosi. Sehingga mengkonsumsi obat-obat tersebut dalam jangka waktu lama sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter.
  • OVERDIAGNOSIS & OVERTREATMENT (DIAGNOSIS & TERAPI BERLEBIHAN) SEBAGAI PENYAKIT TBC. MINUM OBATJANGKA PANJANG PADAHAL BELUM TENTU BENAR MENDERITA PENYAKIT TBC
  • DAYA TAHAN TUBUH MENURUN SERING MENGALAMI INFEKSI BERULANG (panas, batuk, pilek) terutama pada anak dengan keluhan sering muntah dan asma.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s