8 Penyebab Gagal Tumbuh

Sebagian besar anak terus bertambah berat dan tumbuh cepat dalam beberapa tahun pertama kehidupan. Tetapi dalam beberapa kasus, anak-anak tidak memenuhi standar pertumbuhan yang diharapkan ini. Ketika ini terjadi, itu disebut “gagal tumbuh.” Dokter mengatakan anak-anak “gagal tumbuh” ketika mereka tidak menambah berat badan seperti yang diharapkan. Seringkali, anak-anak ini juga memiliki pertumbuhan linear (tinggi) yang buruk.

Banyak hal yang dapat menyebabkan gagal tumbuh, termasuk penyakit dan masalah makan. Setelah dokter menemukan penyebab masalahnya, mereka dapat bekerja dengan keluarga untuk membantu mendapatkan anak kembali ke pola pertumbuhan yang sehat.

8 Penyebab Gagal Tumbuh

  1. Makanan yang diberikan tidak cukup. Dalam beberapa kasus, orang tua secara keliru menyebabkan masalah. Kadang-kadang orangtua mengukur formula dengan tidak tepat, menyebabkan bayi mendapatkan terlalu sedikit kalori. Masalah dengan menyusui atau beralih ke makanan padat juga dapat menyebabkan gagal tumbuh. Orang tua yang khawatir anak mereka akan menjadi gemuk dapat membatasi jumlah kalori yang mereka berikan kepada bayi mereka. Dan terkadang orang tua tidak memperhatikan isyarat lapar anak-anak mereka atau tidak mampu membeli makanan yang cukup untuk anak-anak mereka.
  2. Anak makan terlalu sedikit. Beberapa anak mengalami kesulitan makan makanan yang cukup karena prematur, keterlambatan perkembangan, atau kondisi seperti autisme di mana mereka tidak suka makan makanan dengan tekstur atau rasa tertentu.
  3. Masalah kesehatan yang melibatkan sistem pencernaan. Beberapa kondisi kesehatan dapat mencegah anak bertambah berat badan. Ini termasuk gastroesophageal reflux (GER), diare kronis, cystic fibrosis, penyakit hati kronis, dan penyakit celiac.
  4. Gastrointestinal refluks, kerongkongan bisa menjadi sangat iritasi sehingga seorang anak menolak makan karena sakit. Diare yang persisten dapat membuat tubuh sulit mempertahankan nutrisi dan kalori dari makanan. Cystic fibrosis, penyakit hati kronis, dan penyakit celiac semuanya menyebabkan masalah dengan kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi. Anak mungkin makan banyak, tetapi tubuh tidak menyerap dan mempertahankan cukup makanan itu. Anak-anak dengan penyakit celiac alergi terhadap gluten, protein yang ditemukan dalam gandum dan biji-bijian lainnya. Respons abnormal sistem kekebalan terhadap protein ini merusak lapisan usus sehingga tidak dapat menyerap nutrisi dengan baik.
  5. Intoleransi makanan. Intoleransi makanan, yang berbeda dari alergi makanan, berarti tubuh sensitif terhadap makanan tertentu. Misalnya, intoleransi protein susu berarti tubuh tidak dapat menyerap makanan yang memiliki protein susu, seperti yogurt dan keju, yang dapat menyebabkan gagal tumbuh.
  6. Penyakit atau gangguan yang berkelanjutan. Seorang anak yang kesulitan makan – karena prematur atau bibir sumbing, misalnya – mungkin tidak mengonsumsi kalori yang cukup untuk mendukung pertumbuhan normal. Kondisi lain yang melibatkan jantung, paru-paru, atau sistem endokrin dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibutuhkan anak dan menyulitkan anak untuk makan cukup untuk mengimbangi.
  7. Infeksi. Parasit, infeksi saluran kemih (ISK), TBC, dan infeksi lainnya dapat memaksa tubuh untuk menggunakan nutrisi dengan cepat dan mengurangi nafsu makan. Hal ini dapat menyebabkan gagal tumbuh jangka pendek atau jangka panjang.
  8. Gangguan metabolisme. Gangguan metabolisme adalah kondisi kesehatan yang menyulitkan tubuh untuk memecah, mengolah, atau mengambil energi dari makanan. Mereka juga dapat menyebabkan anak makan dengan buruk atau muntah.

Terkadang campuran masalah medis dan faktor lingkungan menyebabkan gagal tumbuh. Misalnya, jika bayi menderita GER parah dan enggan makan, waktu menyusui bisa membuat stres. Bayi mungkin menjadi kesal dan frustrasi, dan pengasuh mungkin tidak bisa memberi makan anak dengan cukup. Di lain waktu, dokter tidak yakin apa yang menyebabkan masalah tersebut.

wp-1558867769124..jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s